Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Juli 2012

Si Bolang Dari Kecamatan Sirampog


Si Bolang Sirampog merupakan salah satu episode dari acara Si Bolang (Bocah Petualang) yaitu suatu program berupa kisah-kisah petualangan anak yang ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi di Indonesia ini. Tentunya, sahabat semua sudah tahu dan sering juga nonton acara Si Bolang ini. Tayangan Si Bolang, menurut saya sangat bermanfaat sekali untuk ditonton oleh masyarakat umum, apalagi untuk anak-anak, karena dapat menumbuhkan kembali rasa cinta dari anak-anak kepada lingkungan dan kebudayaannya. Sirampog, yang memiliki potensi alam luar biasa, dengan pemandangan alamnya yang begitu indah, awal bulan Januari kemarin kedatangan tamu spesial dari kota, yaitu kru dari acara Si Bolang. Yups, kali ini Si Bolang akan berpetualang di Sirampog. 


Panorama alam yang dimiliki Sirampog mencoba untuk diperkenalkan ke dunia luar melalui program tayangan Si Bolang dengan bertajuk Si Bolang Sirampog. Wilayah Brebes Selatan memang memiliki potensi alam yang luar biasa. Setelah sebelumnya, dua potensi alam yang ada yaitu Perkebunan Teh Kaligua dan Waduk Penjalin, berhasil diekspos dalam acara Harmoni Alam (acara masak-memasak dengan setting berupa alam yang tayang di salah satu TV Swasta, saudaranya stasiun TVnya si Bolang), kali ini giliran Sirampog yang unjuk gigi. :D
 Melalui tayangan Si Bolang Sirampog ini, sahabat akan diajak lebih dekat lagi mengenal sisi lain dari Sirampog. Si Bolang ini, sahabat bisa merasakan sensasi lain dari Sirampog. Pesona Curug Putri, Mata Air Kaligiri, yang sebelumnya sudah saya paparkan di blog ini, dapat sahabat lihat nanti videonya di acara Si Bolang Sirampog. Untuk kapan waktu tayangnya di TV, saya juga belum tahu kapan pasti tanggal tayangnya. Tapi menurut tim Si Bolang, nanti kalau akan tayang di TV, kami warga Sirampog akan diberi tahu sebelumnya. Sehingga dengan itu, saya pun akan mudah mengabarkan kepada para sahabat kalau saja si Bolang Sirampog akan tayang di TV. Pokoknya pantengin aja terus deh acara Si Bolang. Sumber : [mabrurisirampog]

Pemandian Air Panas Guci


Guci adalah nama sebuah desa dengan potensi wilayah di sektor pertanian dan pariwisata. Kawasan wisata Guci berada di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah yang berada 1050 m diatas permukaan laut dan tepat berada di kaki Gunung Slamet. Akses menuju kawasan dengan suhu 200C ini sudah bisa kamu jangkau dengan kendaraan pribadi. Namun, kamu harus berhati-hati dalam mengemudi karena jalan menuju Guci berkelok-kelok disertai tanjakan yang terjal. Untuk menuju sana akan memakan waktu sekitar satu jam dari Yomanik. Namun, jika kamu datang tepat hari raya atau hari libur panjang, jangan berharap waktu tempuh sekitar dua jam, karena jalan menjadi macet akibat antrian kendaraan yang sangat panjang. Selama perjalanan menuju Guci, kamu akan disuguhi panorama alam nan indah dan udara segar. 
Bentangan warna hijau dari hutan pinus dan sayuran segar yang menghiasi bukit-bukit, mungkin bisa menghilangkan penatmu. Sebelum memasuki kawasan Guci, kamu akan dipungut karcis masuk Rp. 3.100,00 per orang. Banyak hal yang bisa ditemui jika sudah berada di Guci, jadi kamu tak perlu risau selama di sana. Apabila ingin bermalam di Guci, fasilitas penginapan seperti vila sudah tersedia. Untuk vila dengan fasilitas dua kamar dengan kamar mandi yang dilengkapi air panas, kamu hanya merogoh kocek Rp. 250 ribu per malam. Jangan lupa membawa baju hangat atau sweater tebal jika ingin bermalam di Guci, karena suhu di malam hari bisa mencapai 180C.
Kawasan wisata Guci sedang dikembangkan konsep agrowisata, kamu bisa memetik strawberry sendiri sesuai dengan pilihan. Namun konsep agrowisata di sana masih sangat sederhana. Strawberry bisa peroleh dengan harga Rp. 30 ribu hingga Rp. 35 ribu per kilo. Selain strawberry dan nanas, ada buah menarik di Guci, yaitu terdapat buah Pepino. Pepino di Guci bisa dibilang baru. Harga per kilo buah ini Rp. 15 ribu. Pepino mempunyai rasa seperti buah melon dengan ukuran buahnya seperti buah sawo. Warna Pepino hijau dan ungu seperti terong. Untuk mendapatkan buah ini masih sangat sulit, hal ini disebabkan jumlah produksi Pepino untuk daerah Guci masih rendah. Hanya beberapa petani saja yang mengembangkan buah ini. 


Sabtu, 31 Juli 2010

Gunung Slamet


Gunung Slamet (3.432 meter) adalah gunung berapiJawa, Indonesia. Gunung ini berada di perbatasan Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, dan merupakan yang tertinggi di Jawa Tengah serta kedua tertinggi di Pulau Jawa. Terdapat empat kawah di puncaknya yang semuanya aktif. yang terdapat di Pulau. Di kaki gunung ini terdapat sebuah kawasan wisata Baturraden atau Batur Raden. Kawasan wisata ini biasa dicapai orang dari kota Purwokerto, ibukota Kabupaten Banyumas. 
Gunung Slamet merupakan salah satu gunung yang menjadi tujuan ekspedisi para pendaki, baik dari wilayah setempat maupun wilayah lainnya. Gunung ini mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.
Dalam buku yang berjudul "Three Old Sundanese Poems", terbitan KITLV Leiden tahun 2006, J. Noorduyn menyebutkan bahwa nama "Slamet" adalah relatif baru yaitu setelah masuknya Islam ke Jawa. Dengan merujuk kepada naskah kuno Sunda Bujangga Manik, Noorduyn menuliskan bahwa nama lama dari gunung ini adalah Gunung Agung.
Aktivitas terakhir adalah pada bulan Mei 2009 dan sampai Juni masih terus mengeluarkan lava pijar.

Jalur pendakian

Jalur pendakian standar adalah dari Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga. Jalur populer lain adalah dari Baturraden.
Pendakian Gunung Slamet dikenal cukup sulit karena hampir di sepanjang rute pendakian tidak ditemukan air, walaupun ada itu juga merupakan genangan air. Kepada pendaki sangat disarankan untuk membawa persediaan air yang cukup dari bawah. Faktor lain adalah kabut. Kabut di Gunung Slamet sangat mudah berubah-ubah dan pekat.
Tetapi Jika anda melewati jalur bambangan, mungkin masalah air tidak terlalu sulit. Memang para pendaki harus banyak membawa air dari bawah, tetapi sesampainya di pos v atau tepatnya di pos Samhyang rangkah akan terdapat sungai kecil yang letaknya tepat berada di bawah pos v.
Selain rute bambangan,ada pula rute pendakian melewati Dukuhliwung. Dari pos 1 sampai pos 5 yaitu puncak, membutuhkan waktu sekitar 8jam. Dan ada mata air di pos 2 dan 3.
Atau bisa juga melakukan pendakian melalui obyek wisata permandian air panas Guci, rute pendakian melalui guci masih sangat terjal. namun pemandangan di sepanjang rute ini lebih istimewa dibandingkan dengan rute mana pun. Pemandangan alam di rute guci masih sangat alami dan masih sangat liar, berkesan jauh dari peradaban manusia. kedua rute ini dapat ditempuh melewati kota Tegal lalu ke selatan menuju kota Slawi, melewati Lebaksiu, Yomani dan mulai memasuki dataran tinggi Tuwel.
Gunung Slamet di Jawa Tengah telah menunjukkan peningkatan aktivitas gunung berapi di bulan lalu, karena terus meletus dan memuntahkan lava dan abu panas ke udara.

Seorang pejabat pemantauan gunung berapi, Luruh Nurkholis, mengatakan ia login tempointeraktif.com 60 letusan pada hari Rabu malam.

Dia mencatat semprotan lava, mencapai antara 5-70 meter di atas puncak, pada saat pemantauan malam di sebuah pos di Gambuhanm Pemalang.

Status waspada untuk gunung berapi tersebut telah pada tingkat kedua tertinggi sejak bulan lalu.

The Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pusat (PVMBG) telah merekomendasikan lima pemerintah kabupaten di Jawa Tengah mendistribusikan facemasks dalam mengantisipasi memuntahkan abu tebal dari gunung berapi gemuruh.

Rekomendasi untuk lima kabupaten - Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal dan Brebes - dilakukan setelah aktivitas seismik gunung berapi, yang telah mulai memuntahkan abu dan lava cair tebal dari kawah, meningkat secara intensif.sumber ; wikipedia.org/wiki/Gunung_Slamet